Cultural Knowledge Infrastructure

Membangun
Infrastruktur Pengetahuan
Budaya Nusantara

Palgunadi menghubungkan dokumentasi budaya berbasis komunitas dengan teknologi kecerdasan buatan untuk membangun arsip digital terbuka, terstruktur, dan berkelanjutan bagi artefak budaya Nusantara.

340+

Kontributor

lintas komunitas

48K+

Artefak

terarsipkan

120+

Lokasi

terindeks geospasial

AI + Human

Active Learning

human-in-the-loop

Infrastructure

Fondasi Platform

Preservasi

Preserve

Membangun arsip digital artefak budaya Nusantara secara terbuka, terstruktur, dan terindeks secara geospasial.

Kecerdasan Buatan

Train

Mengembangkan model Vision AI domain-spesifik Nusantara melalui active learning berbasis kontribusi komunitas.

Kolaborasi

Collaborate

Menghubungkan komunitas budaya, peneliti, akademisi, dan pengembang teknologi dalam infrastruktur pengetahuan terbuka.

Manifesto

Setiap artefak budaya adalah pengetahuan yang belum sepenuhnya terdokumentasikan.

Setiap anotasi komunitas adalah kontribusi terhadap preservasi budaya dan pengembangan AI.

Setiap kegagalan model mengenali artefak adalah petunjuk adanya gap pengetahuan.

Palgunadi dibangun untuk menjembatani komunitas budaya dan teknologi secara kolaboratif.

Pengetahuan budaya harus tetap hidup.

Cakupan

Cakupan Pengetahuan

Artefak Visual

  • Batik
  • Wayang
  • Ukiran
  • Nisan

Audio & Tradisi Lisan

  • Gamelan
  • Tembang
  • Pantun
  • Bahasa Lokal

Manuskrip & Arsip

  • Lontar
  • Serat
  • Primbon
  • Babad

Budaya Hidup

  • Ritual
  • Arsitektur
  • Kuliner
  • Upacara

Nilai

Prinsip dan Nilai

Community Knowledge

Pengetahuan lokal dan komunitas menjadi fondasi utama dalam interpretasi budaya.

Open Infrastructure

Dataset dan metadata dikembangkan sebagai infrastruktur pengetahuan terbuka.

Human-in-the-Loop

AI membantu proses identifikasi, namun validasi akhir tetap berada pada manusia.

Collaborative Network

Platform menghubungkan komunitas budaya, peneliti, dan pengembang teknologi.

Kolaborasi Kelembagaan

Dibangun Bersama

Palgunadi dikembangkan melalui kemitraan antara dua institusi yang saling melengkapi.

Mitra Teknologi

TICELS Group

Technology and Innovation for Culture, Education, Language, and Society — Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Fokus kontribusi

Riset teknologiPengembangan sistemHuman-centered design

Mitra Budaya

Sekolah Peradaban

Yayasan Budaya Kaliopak — Yogyakarta

Fokus kontribusi

Pengetahuan budayaKontekstualisasi NusantaraJaringan komunitas

Kemitraan ini didasarkan pada prinsip bahwa dokumentasi warisan digital yang akurat dan berkelanjutan mensyaratkan integrasi antara kapasitas teknologi dan kedalaman pengetahuan budaya sejak tahap perancangan awal.

Tim Pengembang Inti

RL

Rony Lantip

Lead Developer

SP

Sigit Purnomo

Lead System Administrator

YA

Yasser Arafat

Lead Data Research

DN

Diaz Nawaksara

Lead Community Development

EY

Eka Y Saputra

Research Liaison & Communications

VS

Vedy Santoso

Documentation Lead

Bergabung

Bangun Arsip
Budaya Bersama

Palgunadi berkembang melalui kontribusi komunitas, pengetahuan lokal, riset terbuka, dan kolaborasi lintas disiplin.

Infrastruktur pengetahuan budaya digital untuk Nusantara